Kamis, 15 Desember 2016

PATAH





Sorotan matamu terasa begitu tajam.
Seperti ingin menghujaniku dengan beribu pertanyaan.
Silahkan ! aku akan menjawabnya.
Namun sebelum itu, biarkan aku bertanya tentang satu hal padamu. Masikah kau menganggap ku penting ? dan masihkan namaku ada dihatimu ?
Bukankah kini hatimu telah bersemayam namanya ? Satu nama yang membuatmu melupakanku, Nama yang membuatmu pergi meninggalkanku.
Secepat itukah kamu melupakan ?. Melupakan tentang semua cerita antara kita.
Tanpa kau sadari, dengan kesusah payahanku. Aku telah  mencoba menata kembali susunan hatiku yang patah karenamu.
Hingga kini kamu datang untuk menghancurkannya lagi.
Pergilah !
Karena aku akan merasa lebih baik-baik saja tanpamu ! 

Kamis, 08 Desember 2016

Menunggumu Kembali







Selalu menunggu kamu yang bahkan tak pernah ada saat seseorang bertanya siapakah yang menjadi sandaran hatiku ?
Selalu menunggumu ketika mungkin kamu tak akan kembali lagi pada hari itu.
Berusaha mengisi waktu luangku dengan apapun yang bisa membuatku lupa tentangmu.
Agar aku tak punya sedetik pun waktu untuk memikirkanmu.
Ini Melelahkan !
Aku bukanlah perempuan yang pandai menceritakan hatiku kepada siapapun.
Kamu mungkin tak tahu, aku menyimpan rindu yang takkan mungkin bisa kau pahami.
Setiap hari aku menunggumu kembali.
Menunggu kau mempertanyakan perasaanku lagi.
Iya masih sama !
Aku masih saja terus memperhatikan media sosialmu.
Menimbang-nimbang apakah aku harus menyapamu terlebih dulu ?
Atau aku saja yang menunggu..