Kamis, 15 Desember 2016

PATAH





Sorotan matamu terasa begitu tajam.
Seperti ingin menghujaniku dengan beribu pertanyaan.
Silahkan ! aku akan menjawabnya.
Namun sebelum itu, biarkan aku bertanya tentang satu hal padamu. Masikah kau menganggap ku penting ? dan masihkan namaku ada dihatimu ?
Bukankah kini hatimu telah bersemayam namanya ? Satu nama yang membuatmu melupakanku, Nama yang membuatmu pergi meninggalkanku.
Secepat itukah kamu melupakan ?. Melupakan tentang semua cerita antara kita.
Tanpa kau sadari, dengan kesusah payahanku. Aku telah  mencoba menata kembali susunan hatiku yang patah karenamu.
Hingga kini kamu datang untuk menghancurkannya lagi.
Pergilah !
Karena aku akan merasa lebih baik-baik saja tanpamu ! 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar